Instrument dan Coretan kecil
Tidak tau apa dan kenapa? Dalam Minggu-minggu ini semua gerakanku terasa ada yang membatasi, apa yang ingin kulakukan terasa berat bagiku untuk kulakukan. Selalu ingin duduk diam sambil memejamkan mata, meratapi dan menghayati apa yang telah terjadi.
Bathin ku terasa mengiris mengetuk urat nadi,setiap hari gerakanku selalu menuju ketempat yang paling indah bagiku, telinga ini tak pernah bosan mendengar merdunya alunan melodi yang indah menusuk hati membawa kedalam jauh memasuki alam bathin …
Betapa Indahnya kuhayati alunan melodi ini, aku terbawa masuk kedalam, alam imajinasiku pun begitu indah menemaniku. Melodi indah ini membuat hatiku terasa damai, tenang, terasa tak pernah terjadi sesuatu apapun yang telah menimpa diriku.
Semuanya terlupakan, tapi entah kenapa musik ini membuat tubuh dan bathin mulai tidak sinkron. Ketika aku ingin kebahagiaan, aku ingin tertawa dan berteriak, hatiku tak sanggup berbohong, air mata yang tak diharapkan menetes, sedikit demi sedikit mulai menetes, seiring berputarnya alunan melodi indah ini. Aku benar-benar sudah terbawa oleh musik ini.Alunan melodi musik ini yang telah membuatku menangis. Aku tak mengharapkan air mata ini. Aku bukan seorang yang lemah yang mudah meneteskan air mata. Aku juga bukan orang yang senang mengumbar masalah hidupku. Biarlah diriku dan masalahku menjadi rahasia dan bagian dalam hidupku.
Kini aku sudah siap menerima permasalahan baru dan kenyataan terburuk yang akan menimpa ku. Aku tidak tau mungkin ketika besok, lusa, minggu depan atau bulan depan jiwaku sudah melayang terbang menuju tempat yang benar-benar damai dan tenang.Dan disaat itu pula aku tak sempat mengucapkan sesuatu. Maka biarlah coretan tinta yang tertetesi oleh air mata dan disk kumpulan Instrument ini yang akan bicara.






